Rabu, 05 Oktober 2016

Kisah Sang Penandai



 

Judul Buku    : Kisah Sang Penandai
Penulis            : Tere Liye
Penerbit          : Mahaka
Tahun Terbit : 2014
Cetakan          : Ke-4

Prolog:
Duhai, apakah kau akan memilih mati ketika cinta sejatimu tidak terwujudkan? Ataukah hanya bisa memeluk lutut, menangis tersedu, bersembunyi di balik pintu seperti anak kecil tidak kebagian sebutir permen?

Adalah Jim, pemuda yatim piatu dipilih oleh Sang Penandai (penjaga dongeng-dongeng), untuk mengukir kisah melupakan sang pujaan hati, Nayla. Adalah Jim, pemuda yang jangankan memegang pedang, membaca pun dia tidak bisa, terpilih untuk menggurat cerita tentang berdamai dengan masa lalu. Dia harus menyelesaikan pahit-getir perjalanannya - apapun harganya!!! Karena kita sungguh membutuhkan dongeng ini.

Aku baru mengkhatamkan buku ini beberapa waktu yang lalu. And i love it!! :D sebenernya udah dari dulu mau bikin reviewnya, tapi karena satu dan lain hal yang tak bisa disebutkan satu persatu, baru bisa bikin sekarang deh (*hehehe ini mah asli ngeles aja akunya). 
Jadi, buku ini tuh menceritakan tentang seorang pemain biola yang piawai  yang bernama Jim. Ia adalah seorang laki-laki miskin, pengecut yang bahkan tak bisa membaca dan menulis. Suatu hari ia jatuh cinta pada seorang putri kerajaan dari negeri seberang. Dan tentu saja cintanya kandas karena tak direstui. Tersebab ia terlalu pengecut, ia bahkan tak mampu memperjuangkan cintanya atau mengakhiri hidupnya yang menyedihkan.

Hingga suatu hari ia mendapatkan kesempatan untuk menuliskan dongengnya sendiri.  Sang Penandai yang datang dengan ribuan capung berwarna menakjubkan menawarkan kesempatan itu. 

Siapakah Sang Penandai? Ada ribuan bahkan jutaan dongeng di dunia ini, dongeng seperti yang harus dijalani Jim? Mampu kah ia mengobati hatinya yang patah? Silahkan baca bukunya ya..^_^

Tere Liye merupakan salah satu penulis favoritku yang mampu dengan apik menuliskan cerita penuh makna dengan bahasa yang ringan.  Alurnya yang tak tertebak menuntut kita untuk terus membaca kisahnya hingga akhir.  Meskipun terdapat beberapa kata asing, Tere Liye tidak menggunakan satu footnote pun untuk memberitahukan artinya. Aku yakin, penyuka dongeng maupun kisah petualangan akan segera jatuh cinta pada buku ini. Seperti aku. ^_^

Dari Jim kita bisa belajar banyak tentang kesakitan, tentang perjuangan, tentang kesetia kawanan, tentang keyakinan. Novel ini juga menyadarkan kita bahwa ada banyak dongeng, banyak kisah di dunia ini yang tidak bisa kita jadikan acuan ataupun panutan melainkan hanya untuk mengambil hikmahnya saja.

Ada yang pernah baca novel ini? Bagaimana menurut kalian? ^_^




Palangkaraya


8 komentar:

  1. beluuum baca...sepertinya e booknya ada deh, waktu bagi2...

    BalasHapus
  2. Aku lagi baca ... belum beres2 juga. Otakku gak nyampe kali yah baca tulisan tere liye.

    BalasHapus
    Balasan
    1. keknya aku ma maak Vinny mah ngga satu selera.. hahahaha

      Hapus
  3. Dongeng? Ahhhh meluncurrrr...

    *ubek2 eBook, maaciihh Mina la

    BalasHapus
  4. I love it too kakk...tere liye My fav author..hihi

    BalasHapus

10 Aktivitas Yang Bisa Kalian Coba #dirumahaja Selain Rebahan.

Hi Gaes. Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga tetap   selalu sehat dan berbahagia bersama orang-oarang tersayang di rumah. Well, hari...